Sore sobat blogger apakah kesehatan anda baik-baik saja...??? Namun dalam kurun waktu satu minggu ini keluarga admin sedang terkena penyakit yang dimana anak-anak admin yang kedua-duanya mengalami sakit yang disertai dengan buang air besar. ternyata setelah saya bawa ke Dokter ternyata penyakit yang di derita oleh anak-anak saya adalah Diare.
Dengan minimnya pengetahuan saya, lalu saya bertanya ke Dokter apakah Diare itu....??? Diare adalah nama sebuah penyakit yang di mana penderitanya mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air besar dan berlebihan. Diare sendiri telah menjadi penyebab kematian paling umum bagi balita, dan juga membunuh lebih dari 1 juta orang per tahun.
Dengan minimnya pengetahuan saya, lalu saya bertanya ke Dokter apakah Diare itu....??? Diare adalah nama sebuah penyakit yang di mana penderitanya mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air besar dan berlebihan. Diare sendiri telah menjadi penyebab kematian paling umum bagi balita, dan juga membunuh lebih dari 1 juta orang per tahun.
Jenis - jenis diare yang biasanya diperlukan pengawasan medis:
- Diare balita
- Diare dengan level sedang atau berat pada anak-anak
- Diare yang mengandung darah.
- Diare yang tidak sembuh lebih dari 2 minggu.
- Diare yang disertai dengan penyakit umum lainnya seperti sakit perut, demam, kehilangan berat badan,dan lain-lain.
- Diare pada orang bepergian (kemungkinan terjadi infeksi yang eksotis seperti parasit)
- Diare dalam institusi seperti rumah sakit, perawatan anak, institut kesehatan mental.
Gejala-gejala diare antara lain:
- Sering buang air besar Nyeri di bagian perut (kram)
- Demam, panas dingin
- Haus
- Kehilangan berat badan
- Dehidrasi (pada bayi ditandai dengan menangis tanpa air mata, popok tetap kering selama beberapa jam).
Pencegahan Diare
Diare adalah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease). Meskipun demikian, apabila tidak segera di obati maka si penderita akan mengalami dehidrasi, jangan remehkan diare karena dapat mengancam jiwa dan kesehatan bagi si penderita.
Diare dapat menular melalui:
Diare dapat menular melalui:
- Pemakaian botol susu yang tidak bersih karena susu bayi yang busuk bisa berkembang menjadi bakteri
- Menggunakan sumber air yang tercemar oleh bakteri atau limbah
- Pola makan yang tidak sehat
- Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.
Faktor kebersihan ternyata ikut andil dalam menyebabkan anak diare. Mulai dari kebersihan alat makan anak sampai kebersihan setelah buang air kecil/buang air besar. Semua yang dapat mengenai tangan anak atau langsung masuk ke dalam mulut anak harus diawasi. cara yang mudah untuk mencegah terkena diare yaitu mencuci tangan dengan sabun. Kebiasaan sederhana mencuci tangan dengan sabun, jika diterapkan secara luas, akan menyelamatkan lebih dari satu juta orang di seluruh dunia, khususnya balita Tak kalah penting adalah pemberian ASI minimal 6 bulan. Sebab, di dalam ASI terdapat antirotavirus yaitu imunoglobulin. Makanya, anak-anak yang minum ASI eksklusif jarang menderita diare. Selain ASI, imunisasi campak ternyata bisa mencegah diare.
“Penyebab utama diare pada orang dewasa adalah bakteri yang mengkontaminasi makan dan minuman, sehingga mencegah diare pada orang dewasa adalah dengan memperhatikan kebersihan makanan dan minuman. Jadi pilihlah makanan yang tetap dalam keadaan baik.
Cara Pengobatan apa bila terkena diare
- Diare merupakan suatu gejala, pengobatannya tergantung pada penyebabnya.
- Kebanyakan penderita diare hanya perlu menghilangkan penyebabnya, misalnya permen karet diet atau obat-obatan tertentu, untuk menghentikan diare.
- Kadang-kadang diare menahun akan sembuh jika orang berhenti minum kopi atau minuman cola yang mengandung cafein.
- Untuk membantu meringankan diare, diberikan obat seperti difenoksilat, codein, paregorik (opium tinctur) atau loperamide.
- Kadang-kadang, bulking agents yang digunakan pada konstipasi menahun (psillium atau metilselulosa) bisa membantu meringankan diare.
- Untuk membantu mengeraskan tinja bisa diberikan kaolin, pektin dan attapulgit aktif.
- Bila diarenya berat sampai menyebabkan dehidrasi, maka penderita perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan cairan pengganti dan garam melalui infus.
- Selama tidak muntah dan tidak mual, bisa diberikan larutan yang mengandung air, gula dan garam.
- Untuk pemilihan golongan obat diare ini yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.





0 komentar:
Posting Komentar