Assalamu'alaikum Wr Wb
BELAJAR MENAHAN DIRI DARI KEBEBASAN DAN KELELUASAAN ORANG KAFIR BERGERAK (MENIKMATI KEHIDUPAN DUNIA DAN KEMUDAHAN MENGUASAI FASILITAS YANG ADA)
Sebuah jawaban dari pertanyaan mengapa orang kafir begitu leluasa bergerak di dunia ? (menguasai teknologi, ilmu, kekuasaan, kekayaan materi dll)
Mukadimah
Jika kita perhatikan keadaan sekarang ini, sepertinya semua segi kehidupan dikuasai oleh orang-orang kafir. Yang semakin dipikirkan akan semakin menimbulkan rasa iri bahkan perasaan sedih pada diri mukmin.
Mungkin pada diri mukmin yang awam akan timbul pertanyaan di atas, dan memang sering terdengar pertanyaan seperti itu pada saat pengajian. Mengapa kita tidak seperti mereka, atau bahkan terlintas pernyataan : Kok sepertinya Alloh tidak adil, mengapa mesti orang kafir ?.
Untuk dapat menjawab hal tersebut mari kita sama-sama renungkan ayat-ayat Al Quran di bawah ini :
Buka dan renungkan surat (Al-Fatihah)1 : 1-7, (tujuh ayat yang selalu berulang-ulang) :
1. Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2. Segala puji bagi Alloh Rabb (yang ditaati, yang memiliki, mendidik dan memelihara) semesta alam
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
4. Yang menguasai hari pembalasan
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus
7. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Inti sari dari ayat-ayat tersebut, dalam berbuat apapun harus menyertakan Alloh pada diri kita. Diri kita diciptakan untuk beribadah kepadanya.
Selanjutnya coba baca Surat (Al-Hijr) 15 : 87 _ 99
Surat 15 ayat 87 : Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Quran yang agung.
Coba hubungkan dengan
Surat 10 : 57-58 : Hai manusia. Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Katakanlah : _Dengan kurnia Alloh dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Alloh dan Rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan
Surat 15 Ayat 88 : Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada keni_matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.
Coba hubungkan dengan :
a. surat 6 (Al-An'am): 44 _ 45
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka. Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.
Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Alloh, Rabb semesta alam.
b. Surat 11 (Huud): 15-16 :
Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali nereka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.
c. surat 10 (Yunus): 7-8
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
Mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.
Jelaslah sudah bahwa pertanyaan tersebut Alloh jawab dengan ayat-ayat itu. Jika mau iri hati, boleh hanya kepada 2 golongan (hadits)
1. Kepada orang kaya yang memanfaatkan kekayaannya untuk fisabilillah
2. Kepada orang berilmu, yang menggunakan ilmunya untuk fisabilillah.
Surat 18 (Al-Kahfi): 27-28
Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Rabbmu (AlQuran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain daripada-Nya.
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb nya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.
Surat 6 : 70
Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah mereka dengan Al Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa_at selain dari pada Alloh. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.
Surat 15 Ayat 89 _ 97
Dan katakanlah _sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan_.
Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Alloh)
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al-Quran itu terbagi-bagi.
Maka demi Robbmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua,
tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
Coba hubungkan dengan :
a. surat 30 (Arrum): 30-32 ;
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Alloh); (tetaplah atas) fitrah Alloh yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Alloh. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertawakal kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Alloh.
Yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
b. surat 23 (Al-Mukminuun) : 52 _ 56 ;
Sesungguhnya agama tauhid ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Rabbmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).
Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu
Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),
Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka ? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
c. surat 6 : 159
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Alloh, kemudian Alloh akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
Surat 15 Ayat 98 -99
Maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan jadikanlah kamu diantara orang-orang yang bersujud (shalat).
Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
Coba hubungkan dengan :
Surat 2 (Al-Baqarah): 212
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Alloh memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Contoh penghinaan terhadap orang beriman ada dalam surat 43(Azzukhruf) : 51-56 (kisah fir_aun yang mengina Nabi Musa as
Penutup
Buka Surat 20 (Thoha) : 130 _132
Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya Kami merasa senang.
Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.
Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr Wb




0 komentar:
Posting Komentar